Menggunakan Wiki untuk Pembelajaran Berbasis Proyek, Kolaborasi, Kerja Autentik dan Audiensi
Teknologi wiki dapat dikategorikan menjadi media kolaborasi berbasis web. Wiki telah terbukti sangat populer menurut Bower (2006). Wiki artinya website yang bisa diedit secara interaktif oleh sejumlah orang yang menggunakan alat-alat online berupa browser standar. Versi tambahan dari website ini akan disimpan pada database, setiap kali pengeditan disimpan, sehingga memungkinkan untuk mengulang proses situs ke versi sebelumnya Bila pengeditan yang sedang berlangsung perlu untuk dibatalkan. Wiki yang dikembangkan mempunyai ciri unik yang membedakan dengan menulis pada jejaring sosial atau blog yaitu mahasiswa Jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang dengan jumlah tertentu biasanya memberikan kontribusi untuk authoring serta penerbitan konten yang khusus, dan fasilitas wiki yang memberikan berbagai fitur untuk memfasilitasi penulis yang lebih dari satu secara kolaboratif. Teknologi yang terdapat didalamnya sudah termasuk email pada RSS (Really Simple Syndication) pemberitahuan halaman suntingan dan kemampuan bagi penulis untuk menambahkan komentar ke halaman sebelum atau setelah mengedit isinya. Ini kombinasi dari fungsi serta fitur yang dimiliki oleh wiki yang mengakibatkan teknologi ini dapat mempertinggi pembelajaran serta pekerjaan kolaboratif. Jika wiki semakin acapkali digunakan, maka akan mendukung pengerjaan penulisan ilmiah berbasis kolaboratif.
Meskipun wiki mempunyai sejumlah fitur yang bisa memfasilitasi kerja sama, bukan berarti bahwa wiki mendikte atau memaksakan setiap tingkat dalam kerja sama antara mahasiswa pengembang penulisan ilmiah. Memang penelitian secara realitas yang sudah dilakukan hingga focussing di sejauh mana kolaborasi wiki mendukung kerja sama. Forte (2006) meneliti penggunaan wiki oleh mahasiswa untuk menerbitkan esai/penulisan perihal kebijakan publik sehingga mahasiswa lain bisa mengkritik tulisan mahasiswa penulis. Temuan mereka, khususnya pada hal kerjasama, menunjukkan bahwa:
1. mahasiswa cenderung lebih banyak memposting hasil suntingan berdekat batas waktu penilaian.
2. kontribusi yang paling kecil adalah berbagi sumber pustaka.
3. penilaian menunjukkan konsistensi penggunaan.
Temuan proporsi yang tinggi dari mahasiswa (78,9%) menunjukkan bahwa setidaknya mahasiswa sebuah proyek rekayasa pengembangan aplikasi.
Penelitian Cole mendesaian ulang pembelajaran untuk memasukkan kegiatan yang melibatkan mahasiswa pada penerbitan materi pembelajaran menggunakan wiki.75 mahasiswa yang terdaftar dalam kursus telah berkontribusi ke wiki. Mahasiswa menyampaikan sejumlah alasan untuk tidak berpartisipasi karena keterbatasan waktu serta pekerjaan dan kurangnya minat mahasiswa pada teknologi. Implementasi wiki dalam bidang pendidikan terus mendominasi penelitian. banyak penelitian telah mengambil pada data log yang didapatkan oleh wiki untuk mendukung penyelidikan mereka partisipasi mahasiswa seperti yang dilakukan oleh Forte (2006), Elgort (2008) serta Cole (2009).banyak Lingkungan belajar, termasuk pengelolaan sistem pembelajaran, melihat beberapa kemampuan yang terlihat secara otomatis pada log aktivitas memberikan kontribusi oleh mahasiswa. wiki mereka secara rutin merekam log secara rinci dari suntingan dan komentar, dan tak jarang termasuk sistem notifikasi (misalnya peringatan email serta / atau RSS feed) yang bisa digunakan untuk memonitor komentar. Mengingat bahwa perilaku kooperatif serta kolaboratif oleh pengguna wiki didasarkan di tingkat besar pada pola mereka kontribusi , analisis dilakukan pada ruang lingkup dan konteks kontribusi pengguna yang menunjuk pada pengembangan langkah-langkah kerja sama.telah melakukan evaluasi sebanyak satu kali pada jangka waktu yang ditentukan atau sekali memberikan kritik terhadap esai/tulisan.
Komentar
Posting Komentar