Keahlian Membuat atau Merancang Media Pembelajaran Terpadu Berbasis TIK
Media pembelajaran adalah alat atau bentuk stimulus yang berfungsi untuk memberikan pesan pembelajaran. Media pembelajaran ialah suatu yang menjadi perantara untuk menyampaikan pesan atau mengkomunikasikan pembelajaran dari pengajar pada siswanya. dengan adanya pembelajaran maka peserta didik akan lebih mudah untuk paham pada pembelajarannya, begitu pula pengajar yang juga akan lebih mudah dalam menyampaikan ilmunya.
Pembelajaran terpadu artinya aktivitas pembelajaran yang terorganisasikan secara lebih terstruktur yang bertolak pada tema-tema tertentu atau pelajaran tertentu sebagai titik pusatnya. berdasarkan prabowo (2000:dua) pembelajaran terpadu merupakan suatu proses yang melibatkan atau mengaitkan aneka macam bidang studi. dan ada 2 pengertian yg perlu dikemukakan untuk menhilangkan kerancuan dari pengertian pembelajaran terpadu diatas, yaitu konsep pembelajaran terpadu serta IPA terpadu. Pendekatan belajar mengajar seperti ini diharapkan akan bisa memberikan pengalaman yang bermakna pada siswa kita. Arti bermakna disini dikarenakan pada pembelajaran terpadu diharapkan anak akan memperoleh pemahaman terhadap konsep-konsep yang mereka pelajari dengan melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah mereka pahami.
Dari beberapa pengertian diatas mampu disimpulkan bahwa media pembelajaran terpadu berbasis TIK adalah alat bantu atau media yang berfungsi untuk menyampaikan pembelajaran terpadu dimana media tersebut berbasis pada TIK. di era milenial ini TIK adalah hal yg mempunyai peranan krusial dalam pendidikan, baik berasal segi proses belajar peserta didik ataupun membantu guru dalam membelajarkan siswa. intinya TIK ini harus terus dikembangkan supaya pemanfaatannya khususnya di dunia pendidikan mampu lebih dioptimalkan.
Dan diluar hal itu dengan adanya TIK yang dipergunakan pada proses belajar mengajar sempurna terdapat kelebihannya masing-masing, terutama Jika TIK ini digunakan untuk membuat media pembelajaran, seperti membuat PPT, membuat video yang berafiliasi dengan pelajaran, serta masih banyak lagi contoh lainnya. oleh sebab itu alangkah baiknya Bila seorang guru pada mengajarnya memanfaatkan media yang berbasis TIK. karena dengan adanya media pembelajaran yang berbasis TIK ini maka akan lebih simpel bagi pengajar pada mengajar. Selain pengajar siswa pula dituntut untuk mengetahui tekhnik pembelajaran yang memakai TIK. dari segi bagaimana cara siswa mengaplikasikannya, dan bagaimana cara peserta didik memanfaatkannya. karena Jika tidak begitu maka kita akan tertinggal oleh kemajuan tekhnologi yang terjadi saat ini.
Pada tingkat desain materi pembelajaran dan pengembangan, sistematika sebagai aspek prosedural pendekatan sistem telah diwujudkan dalam banyak praktik metodologi untuk desain dan pengembangan teks, materi audiovisual, dan materi pembelajaran berbasis komputer. Pemilihan model untuk pembelajaran didasari atas pertimbangan bahwa model tersebut dikembangkan secara sistematis dan berpijak pada landasan teoretis desain pembelajaran. Model pembelajaran harus disusun secara terprogram dengan urutan-urutan kegiatan yang sistematis dalam upaya pemecahan masalah belajar yang berkaitan dengan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pembelajar. Pada perkembangannya, terdapat suatu model yang bisa mengatasi itu semua dengan model yang sistematis, model tersebut dikenal dengan model ADDIE. Model ADDIE ini adalah singkatan untuk lima tahap proses pengembangan, yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Develop(Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Model ADDIE bergantung pada setiap tahap yang dilakukan dalam urutan yang diberikan. Namun, dengan fokus pada refleksi dan literasi. Model ini memberi pendekatan yang berfokus pada pemberian umpan balik untuk perbaikan terus-menerus.
Hasil penerapan teknologi informasi pembelajaran e-learning menggunakan ADDIE Model antara lain, dapat memperkaya pedagogik pengajar dalam pembelajaran serta dapat mengatasi kendala interaksi dalam kegiatan proses belajar mengajar. Dalam pendistribusian materi pembelajaran dapat dilakukan dengan lebih efektif dan proses belajar mengajar juga tidak terkendala dengan permasalahan waktu dan tempat selagi terdapat konektifitas jaringan internet yang baik, dapat berinteraksi dengan menggunakan fasilitas chatting, dapat memanfaatkan fasilitas audio confrence pada saat berinteraksi dalam proses pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar