Memahami Konsep Belajar dan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi.
Pembelajaran merupakan salah satu proses mentransfer ilmu pengetahuan melalui suatu media. Media dalam pembelajaran beraneka ragam seperti misalnya guru, buku, atau pun media yang sudah canggih seperti media elektronik (komputer, internet, LCD, televisi, e- book,dan lain-lain). Baik prestasi belajar siswa ataupun motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pendidik, sarana prasarana, kemauan dan kemampuan individualnya masing-masing dan lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah termasuk didalamnya adalah lokasi sekolah peserta didik dan sarana prasarana mempunyai pengaruh besar dalam prestasi belajar siswa. Dari pernyataan tersebut jelas bahwa sarana prasarana dalam proses belajar mengajar akan mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut.
Pembelajaran dengan bantuan multimedia merupakan salah satu cara yang dapat digunakan. Beberapa keunggulan multimedia diantaranya adalah adanya keterlibatan organ tubuh seperti telinga (audio), mata (visual), dan tangan (kinetik). Keterlibatan berbagai organ ini membuat informasi lebih mudah dimengerti (Arsyad, 2004:40).
Tampilan yang bervariasi dan elemen-elemen pengontrol yang ada dalam software multimedia interaktif memungkinkan guru untuk lebih leluasa memilih, mensintesis, dan mengelaborasi pengetahuan-pengetahuan yang ingin diberikannya agar lebih mudah dipahami siswa (Mc Clintock, 1992:10).
Dari permasalahan yang dikemukakan di atas dan dengan melihat keunggulan teknologi multimedia interaktif , maka perlu dilakukan penelitian yang berhubungan dengan implementasi teknologi multimedia interaktif dalam pembelajaran konsep sistem saraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan implementasi teknologi
multimedia interaktif dalam pembelajaran konsep sistem saraf.Multimedia merupakan gabungan antara berbagai media: teks, grafik, gambar, dan video (Bates 1995:183).
Pada hakekatnya bentuk pembelajaran yang berbantuan komputer memiliki pengertian bahwa komputer dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengajar. Dengan adanya inovasi baru tersebut maka pembelajaran dapat dibedakan atas tiga kategori (Ysewijn dalam Iskandar, 2003), yaitu :
A. Pembelajaran tanpa komputer, yaitu pengajar merupakan satu- satunya yang melaksanakan semua kegiatan pembelajaran di kelas.
B. Pembelajaran campuran, yaitu pengajar dan komputer berbagi pekerjaan mengajar, tetapi pengajar tetap merupakan penanggung jawab kegiatan di kelas.
C. Pembelajaran otomatik (authomatic teaching), yaitu pembelajaran yang peran pengajarnya digantikan oleh komputer secara total.
Dari ketiga kategori tersebut, yang paling banyak terjadi di dalam pendidikan adalah pengajaran campuran. Pemahaman bukan hanya berarti mengetahui yang sifatnya ingatan saja tetapi mampu mengungkap kembali dalam bentuk lain atau kata-kata sendiri sehingga mudah dimengerti maknanya tetapi tidak mengubah arti yang dikandungnya. Menurut Dahar (1989:74) "Konsep merupakan dasar bagi proses- proses mental yang lebih tinggi untuk merumuskan prinsip-prinsip dan generalisasi-generalisasi". Pengertian konsep menurut Klausmeier (1980:122), yaitu "pembentukan mental dalam mengelompokkan kata-kata dengan penjelasan tertentu yang dapat diterima secara umum".
Komentar
Posting Komentar